14 Orang Tewas dalam Kerusuhan di Pakistan





Kerusuhan di Karachi (Foto: AFP)
KARACHI - Kerusuhan melanda Pakistan hari ini, 14 orang dikabarkan tewas. Polisi pun telah menurunkan pasukan paramiliter tambahan untuk mengatasi kerusuhan etnis ini.

"Kami terpaksa menurunkan 500 pasukan tambahan di Karachi," ungkap Menteri Dalam Negeri Rehman Malik seperti dikutip AFP, Kamis (14/7/2011).

Situasi ini bertolak belakang dengan pernyataan Malik yang mengklaim pemerintah berhasil mengatasi keamanan di Karachi, usai berlangsungnya kerusuhan serupa pekan lalu yang menewaskan 95 orang.

Kerusuhan baru ini terjadi karena pemimpin daerah setempat Zulfiqar Mirza dari Partai Rakyat Pakistan (PPP), mengkritik bekas rekan koalisinya, yakni kelompok Pergerakan Muttahida Qaumi (MQM). Mirza juga mengkritik habis pemimpin MQM Altaf Hussain.

Meski Mirza sudah meminta maaf mengenai ucapannya yang menghina MQM, tetap saja pendukung partai tersebut sepertinya tidak puas dan terus membuat kerusuhan. Mirza sendiri menilai kritikan yang dilayangkannya bersifat pribadi.

Selama kerusuhan terjadi, lalu lintas Karachi tampak sepi, sementara pusat-pusat bisnis di kota tersebut tampak tidak beroperasi. Di saat bunyi letusan tembakan masih terdengar, pemerintah memastikan jumlah korban tewas mencapai 14 orang.

"Sebanyak 14 orang tewas dan situasi di kota (Karachi) saat ini sangat tegang. Sementara 21 orang dikabarkan terluka akibat kerusuhan ini," ucap pejabat kepolisian setempat.

Pihak MQM bersama dengan Partai Nasional Awami (ANP) dianggap bersalah dalam kerusuhan ini. Meskipun kedua masuk dalam koalisi pemerintah, tetap pendukung kedua partai dianggap sebagai biang keladi kerusuhan. Kedua partai ini mewakili kalangan etnis minoritas Pashtun.

Like This Post?
And Share
Bookmark and Share

Related Post



Posted by Unknown on 8:50 PM. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 comments for 14 Orang Tewas dalam Kerusuhan di Pakistan

Leave comment

Recent Entries

This Week's Most Popular Posts

Baca Juga

    Send Your Coment/Like Juel news On Facebook

    Recent Comments

    Pilihan Editor

    Juel News - Suported By Raudlatul Qur'an