Hanya demi Sekolah Jembatan Tali "Cinta Cicaringin" pun di Lewati
LUAR BIASA…itulah kata pertama yang terucap pas gw liat liputan di salahsatu tv swasta pagi ini sebelum gw bike to work. Liputan mengenai perjuangan anak-anak di Kampung Seberang Mustari, Desa Cicaringin, Kabupaten Lebak, Banten untuk pergi sekolah.
Mereka harus melewati derasnya sungai Ciliman untuk pergi sekolah melalui Jembatan Tali…dan bener-bener jembatan yang hanya terbuat dari tali,.tanpa alas papan…TALI cuyyy…(see picture)..
Terlihat wajah wajah tegang ketika berada diatas titian tali tersebut, (tak terkecuali sang reporter yang turut tegang pula wajahnya ketika mencoba melintas.)
Dari yang gw liat di berita, tadinya disini ada jembatan gantung, tapi karena ujan deras yang terus mengguyur daerah ini menyebabkan aliran sungai Ciliman menjadi menggila dan menggerus pondasi struktur jembatan gantung yang hanya terbuat dari semen, bambu dan bahan-bahan seadanya…Alhasil,..hanyut lah tuh jembatan gantung karena derasnya aliran sungai Ciliman.
Jembatan ini sangat vital karena menghubungkan ke desa tetangga yang memiliki sekolah dan sebaliknya banyak warga desa tetangga yang memiliki kebun atau menjadi petani sadap karet di desa ini yang kesemuanya dihubungkan oleh fungsi vital jembatan ini.
Sebenarnya ada jalan memutar menuju desa tetangga tapi jaraknya…30 km…(dohh…salamlekumm…kebayang aj tuh anak2 berangkat pagi mu sekolah , ambil jalan memutar 30 km ,..bisa-bisa sampe sekolahnya udah siang n udah waktu nya pulang..)
Ada rasa takjub ketika melihat anak-anak ini dengan semangat tetap pergi sekolah walaupun harus bertaruh nyawa diatas seuntas jembatan tali cinta..(gw nyebutnya jembatan tali cinta karena emang dia terbuat dari tali dan penuh dengan cinta dan semangat anak-anak yang ingin pergi sekolah..hahaha..)
Gw sih gak mau nyalahin siapa2,kayak nyalahin lambannya tindakan pemerintah daerah tentang penanganan masalah ini,.Gw coba liat positifnya,..liat lah semangat anak-anak ini,.anak-anak polos yang gak menyerah dengan keadaan tuk tetap sekolah..gak ada yang tau, sapa tau dari mereka2 inilah lahir calon2 pemimpin bangsa yang peduli ama rakyatnya karena mereka pernah mengalami secara langsung ketika pemerintah atau WAKIL RAKYAT (ngakunya) “””sedikit”””” melupakan mereka karena asyik “sidang” (tidur pas sidang lebih tepatnya) atau lagi sibuk ngurusin gedung barunya, studi banding atau tunjangan2 tambahannya …hehehe)
Sedangkan buat para kawula muda calon calon pemimpin bangsa lainnya diluar sana yang pada saat ini sedang menyia-nyiakan segala kemudahan dan fasilitas yang didapat untuk bersekolah,..SADARRR oiiiii…..diluar sana banyak yang jauh kurang beruntung dari kalian..
Akhir kata, tetap semangat buat para pejuang pejuang kecil Desa Cicaringin , jangan menyerah dengan keadaan..terus gapai cita-cita kalian,..mudah2an yang diatas memberi hidayah kepada para pihak2 yang berkepentingan supaya infrastruktur disana kembali normal..aminn..
Like This Post?
Mereka harus melewati derasnya sungai Ciliman untuk pergi sekolah melalui Jembatan Tali…dan bener-bener jembatan yang hanya terbuat dari tali,.tanpa alas papan…TALI cuyyy…(see picture)..
Terlihat wajah wajah tegang ketika berada diatas titian tali tersebut, (tak terkecuali sang reporter yang turut tegang pula wajahnya ketika mencoba melintas.)
Dari yang gw liat di berita, tadinya disini ada jembatan gantung, tapi karena ujan deras yang terus mengguyur daerah ini menyebabkan aliran sungai Ciliman menjadi menggila dan menggerus pondasi struktur jembatan gantung yang hanya terbuat dari semen, bambu dan bahan-bahan seadanya…Alhasil,..hanyut lah tuh jembatan gantung karena derasnya aliran sungai Ciliman.
Jembatan ini sangat vital karena menghubungkan ke desa tetangga yang memiliki sekolah dan sebaliknya banyak warga desa tetangga yang memiliki kebun atau menjadi petani sadap karet di desa ini yang kesemuanya dihubungkan oleh fungsi vital jembatan ini.
Sebenarnya ada jalan memutar menuju desa tetangga tapi jaraknya…30 km…(dohh…salamlekumm…kebayang aj tuh anak2 berangkat pagi mu sekolah , ambil jalan memutar 30 km ,..bisa-bisa sampe sekolahnya udah siang n udah waktu nya pulang..)
Ada rasa takjub ketika melihat anak-anak ini dengan semangat tetap pergi sekolah walaupun harus bertaruh nyawa diatas seuntas jembatan tali cinta..(gw nyebutnya jembatan tali cinta karena emang dia terbuat dari tali dan penuh dengan cinta dan semangat anak-anak yang ingin pergi sekolah..hahaha..)
Gw sih gak mau nyalahin siapa2,kayak nyalahin lambannya tindakan pemerintah daerah tentang penanganan masalah ini,.Gw coba liat positifnya,..liat lah semangat anak-anak ini,.anak-anak polos yang gak menyerah dengan keadaan tuk tetap sekolah..gak ada yang tau, sapa tau dari mereka2 inilah lahir calon2 pemimpin bangsa yang peduli ama rakyatnya karena mereka pernah mengalami secara langsung ketika pemerintah atau WAKIL RAKYAT (ngakunya) “””sedikit”””” melupakan mereka karena asyik “sidang” (tidur pas sidang lebih tepatnya) atau lagi sibuk ngurusin gedung barunya, studi banding atau tunjangan2 tambahannya …hehehe)
Sedangkan buat para kawula muda calon calon pemimpin bangsa lainnya diluar sana yang pada saat ini sedang menyia-nyiakan segala kemudahan dan fasilitas yang didapat untuk bersekolah,..SADARRR oiiiii…..diluar sana banyak yang jauh kurang beruntung dari kalian..
Akhir kata, tetap semangat buat para pejuang pejuang kecil Desa Cicaringin , jangan menyerah dengan keadaan..terus gapai cita-cita kalian,..mudah2an yang diatas memberi hidayah kepada para pihak2 yang berkepentingan supaya infrastruktur disana kembali normal..aminn..
And Share


semangat untuk adik2ku yang sedang berjuang mencari ilmu.
semangat kalian adalah inspirasi kami^^