Nanti Malam Spin Doctors Manggung 'Macet Jakarta Parah'
Spin Doctors terkesan dengan Indonesia. itulah alasan mereka comeback ke Indonesia untuk menemui para penggemarnya.
Band rock alternatif yang terkenal dengan lagu Two Princess itu meramaikan LA Lights Indiefest Festive Sound 2011 di lapangan D Senayan, Jakarta, Sabtu (9/7/2011).
"Indonesia mengesankan bagi kami. Makanya ada keinginan untuk kembali lagi. Menunjukkan musik kami, makanya kami ada di sini," tutur sang basis, Mark White, saat jumpa pers di Hotel Sultan, Sabtu (9/7/2011).
Para personel band asal New York itu ramah dan rendah hati. Terutama Mark yang selalu menyapa awak media. Usai jumpa pers, Mark tak langsung ke kamar hotel mengikuti teman-temannya. Dia menikmati momen santai dengan mengajak ngobrol orang-orang yang berada di situ dan melayani orang yang ingin berfoto.
Mungkin jarang ada band macam Spin Doctors. Sejak terbentuk tahun 1988 sampai sekarang, kuartet Chris Barron (vocals), Eric Schenkman (gitar, vokal), Aaron comess (drum, perkusi) dan mark White (bas) tak tergantikan. Beda dengan band lain yang kerap berganti personel.
Mark punya kesan tersendiri saat menginjakkan kaki kedua kali di Jakarta. Menurutnya, Jakarta sekarang terlihat lebih bersih. Tapi kemacetannya tambah parah. Selama berkeliling dunia, Jakarta adalah yang terparah.
"Malam macet, bangun tidur sudah macet. Sepertinya 24 jam macet. Ini gila," lontar Mike.
Spin Doctors akan melantunkan 12 lagu malam ini. Ada dua lagu yang jarang mereka mainkan, dan sisanya lagu-lagu favorit.
Ditanya apakah ada persiapan khusus yang dilakukan, mereka bergiliran kompak menjawab, "Persiapannya cuma sarapan nasi dan telur".
Nanti malam, kuartet ini sekaligus merilis album baru sebagai hadiah 20 tahun perjalanan karier mereka di industri musik.(KN.Info)
Like This Post?
Band rock alternatif yang terkenal dengan lagu Two Princess itu meramaikan LA Lights Indiefest Festive Sound 2011 di lapangan D Senayan, Jakarta, Sabtu (9/7/2011).
"Indonesia mengesankan bagi kami. Makanya ada keinginan untuk kembali lagi. Menunjukkan musik kami, makanya kami ada di sini," tutur sang basis, Mark White, saat jumpa pers di Hotel Sultan, Sabtu (9/7/2011).
Para personel band asal New York itu ramah dan rendah hati. Terutama Mark yang selalu menyapa awak media. Usai jumpa pers, Mark tak langsung ke kamar hotel mengikuti teman-temannya. Dia menikmati momen santai dengan mengajak ngobrol orang-orang yang berada di situ dan melayani orang yang ingin berfoto.
Mungkin jarang ada band macam Spin Doctors. Sejak terbentuk tahun 1988 sampai sekarang, kuartet Chris Barron (vocals), Eric Schenkman (gitar, vokal), Aaron comess (drum, perkusi) dan mark White (bas) tak tergantikan. Beda dengan band lain yang kerap berganti personel.
Mark punya kesan tersendiri saat menginjakkan kaki kedua kali di Jakarta. Menurutnya, Jakarta sekarang terlihat lebih bersih. Tapi kemacetannya tambah parah. Selama berkeliling dunia, Jakarta adalah yang terparah.
"Malam macet, bangun tidur sudah macet. Sepertinya 24 jam macet. Ini gila," lontar Mike.
Spin Doctors akan melantunkan 12 lagu malam ini. Ada dua lagu yang jarang mereka mainkan, dan sisanya lagu-lagu favorit.
Ditanya apakah ada persiapan khusus yang dilakukan, mereka bergiliran kompak menjawab, "Persiapannya cuma sarapan nasi dan telur".
Nanti malam, kuartet ini sekaligus merilis album baru sebagai hadiah 20 tahun perjalanan karier mereka di industri musik.(KN.Info)
And Share