Tak Pernah Merasa Hamil, Supatmi Bisa Melahirkan
Masyarakat di Dusun Bulakrejo, Gang 1, Desa Warujayeng, Kecamatan Tanjung Anom, Kabupaten Nganjuk geger. Hal itu disebabkan oleh Supatmi (37), warga setempat yang bisa melahirkan, tanpa mengalami proses kehamilan.
Supatmi melahirkan di tempat praktik Bidan Rini, sekitar 500 meter dari rumahnya Minggu (24/4/2011) sekitar pukul 06.30 WIB kemarin. Ibu empat anak itu melahirkan bayi laki-laki dengan berat badan 3 kilogram, dan panjang tubuhnya 49 sentimeter.
Saat ditemui di rumahnya, Supatmi tengah menyusui buah hatinya itu. Dia mengaku, tidak pernah merasa hamil, sehingga kelahiran anak kelimanya itu membuatnya bingung dan sedih.
“Bangun tidur perut saya mulas. Beberapa kali buang air kecil. Saya sempat meminum obat sakit perut entrostop, tetapi tidak juga mampat. Kemudian saya periksa ke bidan Rini,” terang Supatmi, Senin (25/4/2011)
Alangkah terkejutnya Supatmi, bidan Rini menyatakan bahwa dirinya sedang hamil dan sudah menunjukkan gejala melahirkan. “Katanya sudah pembukaan empat. Tentunya saya bingung. Saya menangis dan meminta tolong tukang becak yang saya tumpangi memberitahu keluarga,” cerita Supatmi.
Hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Supatmi berhasil melahirkan anak kelimanya. “Tidak seperti kelahiran anak-anak saya sebelumnya. Kali ini prosesnya sangat cepat, dan saya tidak merasakan keluhan apapun. Ini sangat aneh bagi saya,” urai Supatmi
Setelah kondisinya pulih, Supatmi langsung membawa anaknya pulang. Seketika itu, para tetangganya mendatanginya. Mereka ingin melihat anak Supatmi yang lahir.
Dijelaskan Supatmi, sudah dua tahun terakhir ini dia tidak mengalami menstruasi. Dia menjalani program Keluarga Berencana (KB) dengan sistem suntik. Dia juga jarang berhubungan intim dengan suaminya, Sumarno (48).
Sumarno saat ini berada di Kabupaten Malang. Dia bekerja sebagai karyawan tempat hiburan untuk anak-anak. Supatmi mengaku sampai hari ini belum mengabari suaminya bahwa dia telah melahirkan.
And Share