35 Tewas dalam Ledakan Ganda di Baghdad
BAGHDAD - 35 orang warga dilaporkan tewas setelah dua bom meledak di Kota Taji sebelah utara Baghdad, Irak. Ledakan ini juga menyebabkan 47orang lainnya terluka.
"35 orang tewas dan 47 lainnya terluka saat sebuah bom mobil dan bom waktu meledak secara bersamaan. Ledakan ini terjadi di luar gedung pemerintahan dan sebuah kantor pemerintah provinsi setempat," ungkap pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak, seperti dikutip AFP, Selasa (5/7/2011).
Serangan itu dikabarkan berlansung pada pukul 12 siang waktu setempat. Sementera juru bicara pihak keamanan Baghdad Mayor Jenderal Qassim Atta mengkonfirmasi serangan ini.
Hingga kini belum ada pihak yang bersedia bertanggungjawab atas insiden ledakan tersebut. Jaminan keamanan bagi warga Irak memang sepertinya makin meragukan.
Hal ini menimbulkan keraguan apakah pasukan keamanan Irak mampu menjaga keamanan usai pasukan Amerika Serikat (AS) yang akan meninggalkan sepenuhnya Irak tahun ini.
Selain serangan kembar ini, sebuah roket juga dilesakkan ke sebuah hotel di Baghdad. Insiden tersebut menyebabkan lima orang terbunuh di Hotel Al-Rasheed.
"Roket Katyusha menyerang pada Senin malam di Hotel Rasheed. Roket tersebut menerjang rumah warga yang tinggal di karavan di luar hotel," ujar Mayor Jenderal Qassim Atta.
Pasukan keamanan mengaku menangkap dua orang di selatan kota Baghdad, tepatnya di Zafraniyah. Di kota tersebut, ditengarai sebagai pusat roket itu dilesakkan.
"35 orang tewas dan 47 lainnya terluka saat sebuah bom mobil dan bom waktu meledak secara bersamaan. Ledakan ini terjadi di luar gedung pemerintahan dan sebuah kantor pemerintah provinsi setempat," ungkap pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak, seperti dikutip AFP, Selasa (5/7/2011).
Serangan itu dikabarkan berlansung pada pukul 12 siang waktu setempat. Sementera juru bicara pihak keamanan Baghdad Mayor Jenderal Qassim Atta mengkonfirmasi serangan ini.
Hingga kini belum ada pihak yang bersedia bertanggungjawab atas insiden ledakan tersebut. Jaminan keamanan bagi warga Irak memang sepertinya makin meragukan.
Hal ini menimbulkan keraguan apakah pasukan keamanan Irak mampu menjaga keamanan usai pasukan Amerika Serikat (AS) yang akan meninggalkan sepenuhnya Irak tahun ini.
Selain serangan kembar ini, sebuah roket juga dilesakkan ke sebuah hotel di Baghdad. Insiden tersebut menyebabkan lima orang terbunuh di Hotel Al-Rasheed.
"Roket Katyusha menyerang pada Senin malam di Hotel Rasheed. Roket tersebut menerjang rumah warga yang tinggal di karavan di luar hotel," ujar Mayor Jenderal Qassim Atta.
Pasukan keamanan mengaku menangkap dua orang di selatan kota Baghdad, tepatnya di Zafraniyah. Di kota tersebut, ditengarai sebagai pusat roket itu dilesakkan.
And Share

